Kegiatan Ekonomi

Posted by Antonius Suranto On Wednesday, 22 May 2013 1 comments

  1. Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup guna mempertahankan hidupnya.
  2. Kebutuhan manusia bermacam-macam, anatara lain: kebutuhan untk makan, minum, pakaian, perumahan, pendidikan, kesehatan, hiburan, dan rekreasi.
  3. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia perlu bekerja.
  4. Jenis-jenis usaha perekonomian masyarakat Indonesia, antara lain: Agraris (pertanian), Industri, Perdagangan, dan Jasa.
  5. Usaha bidang agraris merupakan kegiatan produksi yang menggunakan tanah sebagai faktor produksi utama. Misalnya, kegiatan pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
  6. Usaha di bidang agraris dapat menghasilakan bahan pangan dan bahan baku industri.
  7. Bahan pangan contohnya; padi, jagung, umbi-umbian, sayur-sayuran, buah-buahan, daging, ikan, dan susu.
  8. Bahan baku industri contohnya; tebu, kelapa sawit, cengkeh, coklat, dan kapas.
  9. Usaha bidang industri merupa
    kan kegiatan pengolah satu barang mentah menjadi barang baku atau barang jadi.
  10. Bahan baku adalah barang yang akan diolah. Contoh: rotan, bambu, tanah liat, kayu, dll.
  11. Barang jadi adalah barang hasil olahan. Contoh: kursi, meja, keranjang, genteng, dll.
  12. Usaha bidang perdagangan merupakan kegiatan membeli atau menjual barang.  Contonya; toko, warung, pedagangang kaki lima, pedagang asongan, dan atau pedagang keliling.
  13. Kegiatan perdagangan pada umumnya menggunakan alat tukar berupa uang.
  14. Usaha bidang jasa merupakan kegiatan produksi yang tidak menghasilkan benda, melainkan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan.  Contohnya; dokter, guru, satpam, tukang pijit, dll.
  15. Proses pengelolaan usaha dapat dilakukan oleh perseorangan, dan dapat pula dilakukan oleh kelompok.
  16. Bentuk perusahaan perseorangan, antara lain sebagai berikut;
    • Usaha Pertanian
    • Usaha Industri
    • Usaha Perdagangan
    • Usahan Jasa
  17. Kelebihan usaha perseorangan adalah sebagai berikut;
  18. Pemilik bebas mengatur usahanya sehingga mendorong pengusaha untuk kreatif dan lebih giat bekerja.
  19. Semua keuntungan bisa dinikmati sendiri.
  20. Rahasia perusahaan bisa lebih terjamin.
  21. Pemilik dapat mengambil keputusan dengan cepat.
  22. Kelemahan usaha perseorangan adalah sebagai berikut;
  23. Kemampuan tenaga dan modal terbatas.
  24. Kelangsungan usaha kurang terjamin.
  25. Segala tanggung jawab dan resiko usaha dipikul sendiri.
  26. Bentuk perusahaan yang dikelola secara kelompok antara lain sebagai berikut;
    • Firma (Fa)
    • Persekutuan Komanditer (CV)
    • Perseroan Terbatas (PT)
    • Koperasi
    • Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
  27. Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh paling sedikit dua orang.
  28. Karakteristik firma, antara lain;
  29. Pendiri firma adalah orang orang yang sudah saling mengenal dan saling percaya.
  30. Maju atau mundurnya firma dipikul bersama .
  31. Setiap anggota berhak untuk bertindak atas nama firma.
  32. Resiko tindakan anggota firma ditanggung bersama.
  33. Persekutuan Komanditer adalah perusahaan yang didirikan bisa dari perusahaan perseorangan, atau bisa dari firma.
  34. Persekutuan Komanditer berasal dari bahasa Belanda yaitu Commanditaire Vennotschaap (CV)
  35. Persekutuan Komanditer dapat mengembangakan usahanya dengan cara menambah modal dari para penanam modal.
  36. Sekutu pasif adalah orang yang menyetorkan modal.
  37. Sekutu aktif adalah orang yang mengelola perusahaan.
  38. Perseroan Terbatas adalah perusahaan yang merupakan persekutuan antara dua orang atau lebih dengan modal yang diperoleh dari penjualan saham.
  39. Saham adalah surat berharga tanda turut serta menjadi pemilik perusahaan.
  40. Saham mempunyai nilai nominal, nilai nominal saham adalah nilai yang ditulis dalam saham.
  41. Karakteristik Perseroan Terbatas, antara lain;
  42. Pemilik saham merupakan pemilik PT yang bertanggung jawab terhadap perusahaannya secara terbatas, artinya tanggung jawab hanya sebatas pada modal.
  43. Penyertaan modal dilakukan dengan cara membeli saham yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut.
  44. Saham dapat diperjual belikan di pasar modal.
  45. Banyaknya yang dimiliki oleh persero akan menentukan besarnya deviden (imbal balik) yang diterima.
  46. Deviden adalah laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham.
  47. Koperasi adalah usaha bersama yang beranggotakan perseorangan atau badan hukum, dengan ciri khas kekeluargaan.
  48. Di Indonesia, perkoperasian diatur oleh UU No. 25 tahun 1992, yaitu Undang- Undang Perkoperasian.
  49. Modal koperasi berasal dari anggota berupa simpanan pokok dan simpanan wajib.
  50. Simpanan pokok dibayarkan pada awal menjadi anggota koperasi, sedangkan simpanan wajib dibayarkan setiap bulan.
  51. Tujuan utama koperasi adalah;
  52. Meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.
  53. Ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur.
  54. Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi.
  55. Rapat anggota diadakan paling sedikit sekali dalam satu tahun.
  56. Badan Usaha Milik Negara adalah perusahaan yang seluruh modalnya dimiliki Negara.
  57. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi kepentingan umum.
  58. Perusahaan milik Negara dipimpin oleh direksi, direksi bertanggung jawab kepada menteri departemen yang berkaitan dengan perusahaan tersebut.
  59. Misalnya, direksi PT Kereta Api, bertanggung jawab kepada menteri perhubungan.
  60. Cara-cara menghargai keharmonisan usaha dalam masyarakat, antara sebagai berikut;
    • Memelihara kejujuran dalam setiap kegiatan
    • Memberikan kepercayaan kepada orang lain
    • Menepati janji yang telah disepakati
    • Memelihara hubungan yang saling menguntungkan
  61. Penghargaan atas kegiatan setiap orang dalam sebuah perusahaan antara lain sebagai berikut:
  62. Seorang pemimpin menghargai bawahannya diikuti dengan gaji atau upah yang sesuai dengan prestasinya.
  63. Setiap bawahan atau karyawan menghormati pimpinan perusahaan diikuti dengan kesetiaan yang tinggi terhadap perusahaan.
  64. Memberikan hadiah dan penghargaan kepada orang yang sudah bekerja dengan baik.
  65. Menempatkan seseorang pada posisi yang sesuai dengan kemampuannya.
  66. Kegiatan ekonomi adalah kegiatan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
  67. Kegiatan ekonomi dapat dikelompokan menjadi tiga, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi.
  68. Produksi merupakan kegiatan yang menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan.
  69. Produsen adalah orang atau kelompok yang melakukan kegiatan.
  70. Contoh kegiatan produksi barang antara lain pabrik sepatu, pengrajin anyaman, pabrik elektronik, dan pabrik otomotif.
  71. Contoh kegiatan produksi jasa antara lain pekerja salon, pengemudi, penjahit, dan petugas kebersihan.
  72. Berkaiatan dengan kegiatan produksi, tingkat kesiapan barang dapat dibedakan menjadi bahan mentah, bahan setengah jadi, dan barang jadi.
  73. Bahan mentah merupakan bahan yang perlu diolah terlebih lanjut agar dapat memenuhi kebutuhan.
  74. Contoh bahan mentah adalah kayu, padi, kapas, dan kulit.
  75. Bahan setengah jadi merupakan hasil olahan dari bahan mentah, namun masih perlu diolah lagi untuk menjadi bahan yang siap digunakan.
  76. Contoh bahan setengah jadi adalah benang bagi perusahaan tekstil, kayu gergajian bagi perusahaan mebel.
  77. Barang jadi merupakan hasil akhir dari suatu proses pengolahan yang sudah siap digunakan.
  78. Contoh barang jadi adalah mebel, sepeda, tas, radio, dan televise.
  79. Distribusi merupakan kegiatan penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.
  80. Distributor adalah orang yang melakukan kegiatan distribusi.
  81. Lembaga-lembaga distribusi adalah sebagai berikut; agen, pedagang besar (grosir), dan pedagangan eceran (pengecer).
  82. Agen adalah orang atau badan usaha yang ditunjuk oleh produsen untuk menyalurkan produksi perusahaannya.
  83. Pedagang besar (grosir) adalah orang atau badan usaha yang membeli barang dalam jumlah besar kemudian menjualnya lagi kepada pedagang kecil (pengecer).
  84. Pedagangan eceran (pengecer) adalah orang yang menjual barang dagangannya langsung kepada konsumen.
  85. Konsumsi merupakan kegiatan menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan.
  86. Konsumen adalah orang yang melakukan kegiatan konsumsi.
  87. Cara mencintai barang-barang produksi dalam negeri, antara lain sebagai berikut;
  88. Lebih memilih makan makanan Indonesia.
  89. Memakai pakaian bauatn Indonesia.
  90. Menggunakan barang atau hasil produksi dalam negeri.
  91. Ikut mempromosikan barang-barang hasil produksi Indonesia melalui pameran, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Sumber: IPS klas V Penerbit Erlangga



1 comments to Kegiatan Ekonomi

Post a Comment