KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN DI INDONESIA

Posted by Antonius Suranto On Rabu, 22 Mei 2013 3 komentar

KELAS V BAB II
KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN DI INDONESIA

A.    KENAMPAKAN ALAM
Kenampakan Alam di Indonesia mencakup Wilayah Daratan dan Wilayah Lautan
1.      Wilayah Daratan, yaitu bagian permukaan Bumi yang tidak digenagi air.
a.       Lembah
Lembah adalah bentang alam yang dikelilingi bukit-bukit dan gunung- gunung.
Bentuk lembah menyerupai huruf U (cekungan/basah), Contohnya : Lembah Timika di Papua, Lembah Harau di Sumatera Barat, dan Lembah Baliem di Papua.
Bentuk lembah menyerupai huruf V (ngarai/ lembah yang dalam, sempit, dan berlereng). Contohnya : Ngarai Sianok di Provinsi Sumatera Barat.
Lembah di peta dikenali dengan warna hijau.
b.      Dataran Rendah
Dataran Rendah adalah daerah yang ketinggiannya 0-200 meter diatas permukaan laut.
Dataran rendah di Indonesia diantaranya :
·         Pantai Timur Pulau Sumatra
·         Pulau Kalimantan Bagian Selatan
·         Kalimantan Bagian Tenggara
·         Kalimantan Bagian Barat
·         Papua bagian selatan
·         Pantai Utara dan Pantai Selatan Pulau Jawa
Dataran rendah dimanfaatkan untuk ;okasi pertanian, perdagangan, industry, dan pusat pemerintahan.
Dataran rendah dapat dikenali warna hijau pada peta.
c.       Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah Dataran yang terletak pada ketinggian lebih dari 200 meter diatas permukaan laut.
Dataran tinggi di Indonesia :
·      Dataran Tinggi Gayo di Aceh
·      Dataran Tinggi Kayo di Sumatera Utara
·      Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah
·      Dataran Tinggi Madi di Kalimantan
·      Dataran Tinggi Priangan di Jawa Barat
·      Dataran Tinggi Brastagi di Sumatra Utara
·      Dataran Tinggi Kerinci di Sumatra Barat
Dataran tinggi dimanfaatkan untuk :
·      Tempat Peristirahatan
·      Rekreasi
·      Perkebunan (Teh, Kopi, Pinus, Kina, Apel, Buah-Buahan, dan Sayuran)
Dataran Tinggi dapat dikenali dengan warna kuning pada peta.




d.      Bukit dan Perbukitan
Bentuk bukit menyerupai gunung, tetapi memiliki ketinggian kurang dari 600 meter. Rangkaian bukit disebut perbukitan.
Perbukit pada peta tergambar dengan warna cokelat muda yang memanjang.
e.       Gunung
Gunung adalah objek yang memiliki bentuk menyerupai kerucut (lebih dari 600 meter).
Beberapa gunung di Indonesia sebagai berikut
§  Gunung Puncaj Jaya di Provinsi Papua Barat (5.030 m)
§  Gunung Gamalama di Provinsi Maluku (2.700 m)
§  Gunung Rinjani di Provinsi Nusa Tenggara Barat (3.762 m)
§  Gunung Agung di Provinsi Bali (3.142 m)
§  Gunung Rantekombola di Sulawesi Selatan (3.465 m)
§  Gunung Bukit Raya di Provinsi Kalimantan Tengah (2.278 m)
§  Gunung Semeru di Provinsi jawa Timur (3.676 m)
§  Gunung Kerinci di Provinsi Jambi (3.800 m)
Gunung aktif berupa segitiga berwarna merah dan gunung mati berwarna hitam.
f.       Pegunungan
Pegunungan adalah rangkaian gunung yang sambung menyambung satu sama lainnya dan mempunyai ketinggian lebih dari  600 meter diatas permukaan laut
Pegunungan-Pegunungan di Indonesia :
·         Pegunungan Jaya Wijaya di Irian Jaya
·         Pegunungan Bukit Barisan di Sumatra
·         Pegunungan Serayu, Pegunungan Dieng, Pegunungan Tengger di Jawa
·         Pegunungan Kapuas dan Pegunungan Iban di Kalimantan
·         Pegunungan muller dan schwaner di perbatasan Kalimantan Barat dan Tengah
·         Pegunungan Beludawa (Sulawesi dan Gorontalo) dan Pegunungan  Utilemba (Gorontalo) dipisahkan oleh Danau Limboto
·         Pegunungan Verbeek (perbatasan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan), Pegunungan Mekongga (Sulawesi Tenggara), dan Pegunungan Quarles (Sulawesi Selatan)
Pegunungan pada peta tergambar berwarna cokelat tua.
g.      Tanjung
Tanjung adalah daratan yang menjorok ke laut. Tanjung yang luas disebut semenanjung.
Contoh tanjung di Indonesia adalah sebagai berikut :
§  Tanjung Karangwelang di Kendal, Jawa Tengah
§  Tanjung Batu di Bali
§  Tanjung Tanahmea di Sulawesi Tengah
§  Tanjung Sorong di Papua Barat.
Tanjung di peta simbolkan dengan tulisan Tg.





h.      Daerah Karst (Kapur)
Daerah Karst dicirikan dengan kenampakan bukit-bukit kapur.
Contonya :
§  Pegunungan Sewu di bagian selatan Jawa Tengah dan Yogyakarta
§  Karst Maros di Sulawesi Selatan.
     
2.      Wilayah Perairan, yaitu bagian permukaan Bumi yang digenangi air.
a.       Danau
Danau merupakan cekungan luas di daratan yang berisi air. Danau tergambar dengan simbol area berwarna biru.
Contohnya :
§  Danau Toba di Sumatera Utara (1.773 km2)
§  Danau Sentarum di Kalimantan Barat (1.320 km2)
§  Danau Jempang di klimantan Timur (2.250 km2)
§  Danau Towuli di Sulawesi Selatan (578,1 km2)
§  Danau Poso di Sulawesi Tengah (281,3 km2)
b.      Rawa
Rawa merupakan tubuh perairan yang airnya menggenangi dalam keadaan dangkal. Rawa tergambar dengan simbol area berwarna biru dan terdapat garis putus-putus di dalamnya.
Contohnya : Pantai Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Papua.
c.       Sungai
Sungai merupakan aliran air tawar bermuara di laut atau danau. Sungai tergambar dengan simbol area berwarna biru memanjang seperti akar.
Contohnya :
·         Sungai Kapuas Besar di Kalimantan Barat (1.010 km)
·         Sungai Mahakam di Kalimantan Timur (715 km)
·         Sungai Barito di Kalimantan Tengah (650 km)
·         Sungai Katingan di Kalimantan Tengah (504 km)
·         Sungai Digul di Papua (540 km)
d.      Laut
Laut adalah kawasan perairan yang membagi daratan menjadi benua atau pulau. Laut  tergambar dengan simbol area berwarna biru (semakin biru semakin dalam).
Laut yang luas disebut samudra. Contohnya : Laut Jawa, Laut Maluku, Laut Flores, dan Laut Banda.
e.       Selat
Selat adalah laut sempit yang berada di antara dua pulau. Selat tergambar dengan simbol area berwarna biru. Contonya : Selat Alor (antara pulau Lombleum dan Pulau Pantar) dan Selat Kalimata (antara pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan)
f.       Teluk
Teluk adalah bagian laut yang menjorok ke darat (tiga sisinya dibatasi oleh dataran). Teluk pada peta di tunjukan dengan symbol Tl. Contohnya : Teluk Penyu (Jawa), Teluk Nuri (Kalimantan), Teluk Saleh (Bali), dan Teluk Bintuni (Papua).



B.     KENAMPAKAN BUATAN
Kenampakan buatan adalah kenampakan yang sengaja dibuat manusia untuk kepentingan tertentu. Beberapa kenampakan buatan di Indonesia diantaranya adalah waduk, pelabuhan, perkebunan, jalan, dan kawasan industri.
1.      Permukiman
Permukiman menunjukkan tempat penduduk bermukim. Permukiman terdiri atas rumah, lahan, dan waduk.
2.      Persawahan
Persawahan adalah kumpulan sawah di suatu daerah. Sawah adalah lahan basah yang umumnya digunakan untuk pertanian padi.
3.      Perkebunan
Perkebunan adalah tanah yang di jadikan kebun yang luas seperti perkebunan kopi, karet, teh, kelapa, kelapa sawit, dan cokelat.
4.      Kawasan Industri
Kawasan industri adalah tempat yang di khususkan untuk memproduksi barang.
5.      Pasar
Pasar adalah tempat jual beli. Pasar menyediakan kebutuhan sehari-hari.
6.      Jembatan
Jembatan merupakan bangunan penghubung antara dua daerah yang terpisah sungai, atau lembah sempit.
7.      Bandar Udara
Bandar Udara merupakan tempat mendarat dan berangkat pesawat terbang.
8.      Stasiun Kereta Api
Stasiun Kereta Api merupakan lokasi/tempat pemberhentian kereta api.
9.      Pelabuhan
Pelabuhan adalah tempat berlabuh, ada pelabuhan laut dan pelabuhan udara. Pelabuhan laut untuk berlabuh kapal, sedangkan pelabuhan udara untuk berlabuh pesawat terbang.
10.  Waduk
Waduk adalah kolam besar tempat menyimpan air untuk berbagai kebutuhan.
11.  Gedung-Gedung Pemerintahan
Gedung-Gedung Pemerintahan adalah gedung-gedung yang dibangun sebagai kantor pemerintahan.
12.  Jalan
Jalan adalah tempat berlalu lintas orang. Jalan di bangun untuk memperlancar perhubungan




C.     PEMBAGIAN WILAYAH WAKTU
Secara astronomis, bumi terdiri dari garis bujur dan garis lintang.
Garis Bujur adalah garis yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan dan sebagai pedoman pembegian wilayah waktu yang terdiri atas 0° bujur barat (BB) sampai 180° bujur barat (BB) dan 0° bujur timur (BT) sampai 180° bujur timur(BT)
Garis Lintang adalah garis khayal yang melintang mengelilingi bumi dari barat ketimur, dan sebagai pedoman pembagian wilayah iklim.
·         Garis bujur 0° BB sampai 0° BT berimpit melalui kota Greenwich, yang disebut “meridian pangkal”  yang dipakai untuk pedoman waktu internasional yang disebut “Greenwich Meridian Time”.
·         Garis bujur 180° BB sampai 180° BT berimpit melalui samudra pasifik.
·         Garis bujur 0° BT sampai 180° BT berada di bagian barat kota Greenwich
·         Garis bujur 0° BB sampai 180° BB berada di bagian timur kota Greenwich
Bumi berotasi membentuk lingkaran 360° selama 24 jam maka untuk berputar 1° bumi membutuhkan waktu 4 menit. Bila berputar 15° membutuhkan waktu 1 jam.
Wilayah Indonesia terletak pada garis 95° BT-141° BT maka rentang dari ujung barat sampai timur adalah 141° – 95° = 46°  setiap wilayah waktu terdiri atas 15° garis bujur setiap waktu mempunyai selisih 1 jam. Maka pembagian wilayah waktu di Indonesia terdiri atas
1.      Waktu Indonesia bagian barat (WIB) terletak 95° BT – 110°BT. wilayah  yang termasuk WIB adalah pulau Sumatra, Kalimantan Barat, Tengah, pulau Jawa, Madura, dan pulau kecil disekitarnya. WIB mempunyai acuan waktu pada garis bujur 105°
2.      waktu Indonesia bagian tengah (WITA) terletak 110° BT – 125°BT. wilayah  yang termasuk WITA adalah pulau sulawesi, Kalimantan Selatan, Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Timur, dan pulau kecil di sekitarnya. WITA mempunyai acuan waktu pada garis bujur 120°
3.      Waktu Indonesia bagian timur (WIT) terletak 125°BT – 141° BT wilayah  yang termasuk WIT adalah pulau Papua, kepulauan maluku, dan pulau disekitarnya. WIT mempunyai acuan waktu pada garis bujur 135°
Pembagian wilayah Indonesia secara resmi ditetapkan sejak 1 Januari 1988A

IPS klas V Penerbit Erlangga 

3 komentar to KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN DI INDONESIA

  1. says:

    ZuuChunk ada yang mau sharing gak nih tetntang kempakan alam

  1. says:

    Darmadi aku kenampakan alam adalah yang bukan dibuat manusia

  1. says:

    Antonius Suranto @darmadi : iya itu ada di atas kan,,,,

Poskan Komentar