Rangkuman Semester II/IPS 5

Posted by Antonius Suranto On Wednesday, 15 May 2013 0 comments

BAB 5
PERJUANGAN MELAWAN PENJAJAH

1. Abad 15, bangsa Eropa mulai mengadakan penjelajahan samudera.
2. Tujuannya mencari kekayaan dan kejayaan, serta menyebarkan agama Nasrani.
3. Kebutuhan bangsa Eropa adalah rempah-rempah, yang digunakan untuk obat-obatan, penyedap makanan, dan pengawet makanan.
4. Bangsa Belanda menuju Indonesia melalui Tanjung Harapan yang terletak di selatan Afrika.
5. Armada Belanda mendarat di Banten pada tanggal 22 Juni 1596, setelah 14 bulan berlayar yang di pimpin oleh Cornelis de Houtman.
6. Pada tanggal 20 Maret 1602, Belanda mendirikan persatuan dagang yang diberi nama Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), artinya Persatuan Dagang Hindia Timur.
7. Pemerintah Belanda member hak monopoli kepada VOC, antara lain sebagai berikut:
a. Membuat perjanjian dengan raja-raja,
b. Menyatakan perang dan mengadakan perdamaian,
c. Membuat senjata dan mendirikan benteng,
d. Mencetak uang, dan
e. Mengangkat dan memberhentikan pegawai.
8. Pada tahun 1830, Johannes van den Bosch diangkat sebagai Gubernur Jenderal menggantikan Van Der Capellen.
9. Johannes van den Bosch memberlakukan tanam paksa atau cultuurstelsel.
10. Penentang tanam paksa adalah Douwes Dekker dan Pendeta Van Houvel.
11. Tokoh-tokoh yang melakukan perlawanan terhadap Belanda sebelum kebangkitan Nasional, yaitu :
a. Thomas Matulessi atau Pattimura
Lahir pada tahun 1783, di Hiria, Pulau Saparua, Maluku
b. Tuanku Imam Bonjol
Nama aslinya ialah Peto Syarif dan dikenal dengan nama Mohammad Shahab. Lahir pada tahun 1772 di tanjung Bunga, Sumatera Barat. Karena tinggal di daerah Bonjol, maka ia disebut sebagai Imam Bonjol.
c. Pangeran Diponegoro
Beliau lahir di Yogyakarta pada tanggal 11 November 1785, putra dari Pangeran Adipati Anom (Sultan Hamengkubuwono III), dengan kecil Mas Ontowiryo.
12. Tokoh-tokoh yang melakukan perlawanan terhadap Belanda pada era kebangkitan Nasional, yaitu :
a. Raden Ajeng Kartini adalah Pelopor emansipasi kaum wanita Indonesia
b. Dewi Sartika mempunyai cita-cita yang sama dengan R.A. Kartini, yaitu memajukan wanita Indonesia
c. Ki Hajar Dewantoro
Semboyannya dalam pendidikan adalah sebagai berikut:
Ing Ngarso Sung Tulodo
Ing Madyo Mangunkarso
Tut Wuri Handayani
13. Organisasi Pergerakan Nasional
a. Budi Utomo
- Pendirinya adalah Dr. Wahidin Sudirohusodo, pada tanggal 20 Mei 1908. Organisasi ini merupakkan organisasi modern pertama di Indonesia.
b. Serikat Dagang Islam (SDI)
- Pendirinya adalah Haji Samanhudi, pada tahun 1911
c. Serikat Islam
- Pendirinya adalah Haji Samanhudi, pada tahun 1912
d. Muhammadiyah
- Pendirinya adalah Kyai Haji Ahmad Dahlan, pada tanggal18 November 1912
e. Indische Partji
- Pendirinya adalah Dr. Ernest Francois Eugene Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara, dan Dr. Cipto Mangunkusumo, pada tanggal 25 Desember 1912.
f. Perhimpunan Indonesia (PI)
- Pendirinya adalah Moh. Hatta, Ahmad Subarjo, Sukiman, dan Ali Sastroamijoyo, pada tanggal 1922
g. Perguruan Taman Siswa
- Pendirinya adalah Ki Hajar Dewantara, pada tanggal 2 Juli 1922



14. Beberapa organisasi atau perkumpulan pemuda yang berdiri waktu itu adalah sebagai berikut:
a. Tri Koro Darmo
Berdiri pada tanggal 9 Maret 1915 di Jakarta. Pada tahun 1918, nama Tri Koro darmo diubah menjadi Jong Java.
b. Jong Sumateranen Bond (Pemuda Sumatera)
Berdiri pada tanggal 9 Desember 1917 di Jakarta, oleh para pemuda yang berasal dari Sumatera.
c. Jong Minahasa (Pemuda Minahasa)
Didirikan pada tahun 1918.
d. Jong Celebes (Pemuda Sulawesi)
15. Rapat Pemuda II diselenggarakan tanggal 28 Oktober 1928 pukul 17.30 bertempat di Gedung Indonesch Clubhuis, Jl. Kramat raya Nomor 106.
16. W.R. Supratman melalui gesekan biolanya memperdengarkan lagu Indonesia Raya, pada saat jeda rapat ini.
17. Isi Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 adalah sebagai berikut:
a. Kami, putera-puteri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
b. Kami, putera-puteri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
c. Kami, putera-puteri Indonesia, mengaku bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
18. Perang Pasifik (Perang Asia Timur Raya) terjadi pada tanggal 8 Desember 1941.
19. Penyebab Perang Pasifik adalah Jepang menyerang pangkalan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour (Kepulauan Hawaii), Belanda merupakan sekutu dari Amerika Serikat. Pernyataan tersebut yang dijadikan alasan Jepang menyerang Indonesia.
20. Rakyat Indonesia dipaksa mengerjakan pekerjaan berat, seperti membuat jalan raya, jembatan, benteng pertahanan, lapangan udara, dll. Kerja paksa zaman Jepang disebut romusha.
21. Organisasi-organisasi Bentukan Jepang,yaitu: Gerakan Tiga A, Organisasi Islam, Pusat Tenaga Rakyat (Putera), Heiho (Pembantu Prajurit), PETA (Pembela Tanah Air).
22. Gerakan Tiga A didirikan pada tanggal 29 April 1942, sebagai propaganda Jepang (Sendenbu).
23. Gerakan Tiga A, merupakan organisasi pertama bentukan Jepang yang memiliki semboyan:
a. Jepang Pemimpin Asia
b. Jepang Pelindung Asia
c. Jepang Cahaya Asia
24. Islam terdiri dari Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) oleh K.H. Mas Mansur (1937) dan Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) oleh K.H. Hasyim Asy’ari (22 November 1943).
25. Pusat Tenaga Rakyat (Putera) terbentuk pada tanggal 9 Maret 1943, yang dipimpin oleh Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantoro, dan K.H. Mas Mansur.
26. Heiho (Pembantu Prajurit): Rikugun Heiho (Angkatan Darat) dan Kaigun Heiho (Angkatan Laut).
27. Pada tanggal 3 Oktober 1943, tentara Jepang mengumumkan pembentukan tentara Pembela Tanah Air (PETA).

BAB 6
PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI KEMERDEKAAN

1. Pada pemerintahan Jepang (1942-1945), Indonesia dibagi menjadi dua wilayah kekuasaan, yaitu:
1) Wilayah Komando Angkatan Laut yang berpusat di Makassar, meliput Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Irian Jaya.
2) Wilayah Komando Angkatan Darat yang berpusat di Jakrta, meliputi Jawa, Madura, Sumatera, dan Malaya.
2. Pusat Komando Kawasan Asia Tenggara terdapat di Dalat (Vietnam).
3. Februari 1945, pasukan Sekutu berhasil merebut Pulau Iwo Jima di Jepang.
4. Lagu kebangsaan Indonesia Raya boleh dikumandangkan setelah lagu kebangsaan Jepang, Kimi Ga Yo.
5. Tanggal 1 Maret 1945, pemerintah Jepang mengumumkan tiga tindakan sebagai berikut:
1) Membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)/ Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Jepang).
2) Mempersiapkan lembaga Latihan Nasional (Kenkoku Gakuin) yang melatih dan mendidik calon pemimpin Negara yang baru.
3) Meperluas pembicaraan tentang kemerdekaan Indonesia.
6. Ketua BPUPKI adalah Dr. Rajiman Widyodiningrat, dan Raden Panji Suroso sebagai wakilnya.
7. Ir. Soekarno, pada tanggal 1 Juni 1945 berpidato bahwa dasar Negara Indonesia merdeka adalah Pancasila, yaitu:
1) Kebangsaan Indonesia
2) Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
3) Mufakat atau Demokrasi
4) Kesejahteraan Sosial
5) Ketuhanan Yang Maha Esa
8. Tanggal 1 Juni 1945 di peringati sebagai hari kelahiran Pancasila.
9. Anggota Panitia Sembilan, yaitu:

1) Ir. Soekarno (ketua)
2) Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua)
3) Mr. Ahmad Subardjo
4) Abdul Kahar Muzakir
5) Abikusno Cokrosuyoso
6) K.H. Wahid Hasyim
7) Muhammad Yamin
8) Mr. A.A. Maramis
9) Haji Agus Salim
10. Piagam Jakarta (Jakarta Charter) lahir pada tanggal 22 Juni 1945.
11. Piagam Jakarta merupakan cikal bakal pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
12. Tanggal 6 Agustus 1945, Kota Hirosima di Jepang di jatuhi bom atom oleh Amerika.
13. Tanggal 9 Agustus 1945, bom atom dijatuhkan kembali oleh Amerika di Kota Nagasaki.
14. Pada tanggal 16 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta dibawa oleh para pemuda ke Rengasdengklok dengan maksud agar kedua tokoh segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
15. Golongan tua (Mr. Ahmad Subardjo) dengan golongan pemuda (Wikana dan Yusuf Kunto), sepakat untuk membawa kembali ke Jakarta pada pukul 21.00 WIB sampai Jakarta pukul 23.00 WIB.
16. Pukul 00.00 WIB, Bung Karno memimpin rapat PPKI di rumah Laksamada Tadashi Maeda, untuk merumuskan teks proklamasi dan menyetujui agar proklamasi dikumandangkan besok harinya.
17. Jumat, 17 Agustus 1945, pada pukul 10.00 WIB, bertempat di Jalan Pengangsaan Timur No. 56 Jakarta, dibacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia oleh Bung Karno.
18. Menghargai jasa-jasa tokoh kemerdekaan dengan cara:
1) Mengheningkan cipta pada saat upacara bendera, dengan tujuan untuk mengenang jasa para pahlawan.
2) Melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan
3) Meniru semngat perjuangannya dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
BAB 7
PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN

1. Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945, tetapi Belanda tidak mengakui kemerdekaan itu dan terus berusaha untuk menjajah Indonesia kembali.
2. Pada tanggal 29 September 1945, tentara Inggris yang dipimpin Jenderal Sir Philip Christison mendarat di Jakarta.
3. Kedatangan pasukan Inggris diboncengin oleh NICA (Nether Indies Civil Adminitration) Australia.
4. Pemimpi NICA adalah Dr. H.J Van Mook.
5. Tentara Sekutu bertugas melucuti tentara Jepang dan membebaskan interniran (tawanan perang).
6. Pada tanggal 25 Oktober 1945, tentara Sekutu mendarat di Surabaya di bawah komando Brigjen A.W.S Mallaby.
7. Tanggal 27 Oktober 1945, Sekutu menyerbu penjara Kalisosok dan berhasil membebaskan Kolonel Huiyer,seorang perwira angkatan laut Belanda yang ditawan  Jepang.
8. Kesepakatan tersebut dilanggar dan terjadi pertempuran yang mengakibatkan terbununhnya Mallaby , pimpinan sekutu di Surabaya mengeluarkan ultimatum.
9. Rakyat menolak ultimatum tersebut dan pada tanggal 10 November 1945 terjadilah pertempuran di bawah pimpinan Bung Tomo.
10. Untuk memperingati kepahlawanan rakyat Surabaya itu, pemerintah menetapkan tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan.
11. Tanggal 20 Oktober 1945 pasukan sekutu di bawah pimpinan BrigJend Bethell mendarat di Semarang.
12. Tanggal 20 November-15 Desember 1945 terjadi perang di Ambarawa di kenal dengan Pertempuran Ambarawa.
13. Untuk memperingati hari bersejarah itu, maka setiap tanggal 15 Desember diperingati sebagai Hari Infanteri.
14. Di Ambarawa didirikan sebuah monumen yang diberi nama Palagan Ambarawa.
15. Pada bulan Oktober 1945, tentara Sekutu memasuki Kota Bandung.
16. Demi keselamatan rakyat dan pertimbangan politik, pemerintah Republik Indonesia Pusat memerintahkan TRI (Tentara Republik Indonesia)dan para pejuang lainnya mundur dan mengosongkan Bandung Selatan.
17. Sebelum ditinggalkan, Bandung Selatan dibumihanguskan oleh para pejuang.
18. Bumihangus adalah memusnahkan dengan pembakaran semua barang, bangunan, gedung, agar tidak dapat dipakai oleh musuh.
19. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 23 Maret 1946 dan terkenal dengan sebutan Bandung Lautan Api.
20. Dalam peristiwa tersebut, gugur seorang pejuang Mohammad Toha.
21. Tanggal 9 Oktober 1945 Pasukan Inggris di bawah pimpinan Brigadir Jenderal T.E.D. Kelly mendarat di Medan (Sumatera Utara).
22. Tanggal 13 Oktober 1945 terjadi insiden di sebuah hotel di Jalan Bali, Medan.
23. Seorang anggota NICA menginjak-injak bendera merah putih yang dirampas dari seorang pemuda.
24. Tanggal 10 November 1946 diadakan perundingan antara Indonesia dan Belanda dilaksanakan di Linggajati sebelah selatan Cirebon.
25. Secara resmi, naskah hasil perundingan ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia dan Belanda pada tanggal 25 Maret 1947. Hasil Perjanjan Linggajati sangat merugikan Indonesia karena wilayah Indonesia menjadi sempit.
26. Tanggal 21 Juli 1947, Belanda menyerang wilayah Republik Indonesia. Tindakan ini melanggar Perjanjian Linggajati.
27. Belanda berhasil merebut sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.  Akibatnya wilayah kekuasaan Republik Indonesia semakin kecil
28. Tanggal 4 Agustus 1947, Belanda mengumumkan gencatan senjata. Gencatan senjata adalah penghentian tembak-menembak di antara pihak-pihak yang berperang
29. PBB membantu penyelesaian sengketa antara Indonesia dan Belanda dengan membentuk Komisi Tiga Negara (KTN) yang terdiri atas:  Australia, dipilih oleh Indonesia;  Belgia, dipilih oleh Belanda;  Amerika Serikat, dipilih oleh Australia dan Belanda.
30. Tanggal 19 Desember 1948, Belanda melancarkan serangan atas wilayah Republik Indonesia.  Ibu kota Republik Indonesia waktu itu, Yogyakarta, diserang Belanda.
31. Sejak 4 Januari 1946, lbu kota Republik Indonesia pindah dari Jakarta ke Yogyakarta.
32. Perjanjian Rum-Royen disetujui di Jakarta pada tanggal 7 Mei 1949.
33. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Mr. Moh. Rum, sedangkan pihak Belanda dipimpin oleh Dr. van Royen.
34. Tanggal 23 Agustus sampai dengan 2 November 1949 diadakan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag.
35. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Drs. Moh. Hatta, delegasi BFO (Bijeenkomst Voor Federal Overleg) atau Badan Musyawarah Negaranegara Federal dipimpin oleh Sultan Hamid II.
36. Hasil-hasil persetujuan yang dicapai dalam KMB adalah sebagai berikut.
a. Indonesia menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada RIS pada akhir bulan Desember 1949.
b. RIS dan Belanda akan tergabung dalam Uni Indonesia Belanda.
c. Irian Barat akan diserahkan setahun setelah pengakuan kedaulatan oleh Belanda.
37. Kesepakatan-kesepakatan yang dihasilkan dalam KMB sangat memuaskan rakyat Indonesia.
38. Tanggal 27 Desember 1949 diadakan upacara pengakuan kedaulatan dari Pemerintah Belanda kepada Pemerintah RIS.
39. Presiden Republik Indonesia Serikat adalah Ir. Soekarno.
40. Ir. Soekarno dikenal sebagai seorang Proklamator kemerdekaan Indonesia. Beliau yang membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan padda tanggal 17 Agustus 1945.


Sumber: IPS klas V Penerbit Erlangga

0 comments to Rangkuman Semester II/IPS 5

Post a Comment